Puisi menyambut Hari Anak Nasional tgl 23 Juli besok.

Puisi ini lahir atas keprihatinan saya karena Indonesia menjadi negara peringkat ke 2 sebagai Fatherless Country – Negri Tanpa Ayah

Ayah
Peluklah aku, sebelum masa memisahkan kita
Yang akan membuatku berlari untuk mengejar mimpiku sendiri

Ayah
Tuntunlah aku, sebelum dunia ini memisahkan kita
Yang akan berbeda dari apa yang kau alami dahulu.
Ini duniaku.

Ayah
Ajari aku menjadi kuat, agar bisa kokoh berpijak di bumi.
Ajari aku mengenal penciptaku, yang menghembuskan ruh dalam ragaku.
Ajari aku menjadi pemimpin, memimpin syahwatku, memimpin keinginanku, memimpin keluargaku kelak.

Ayah
Ajari aku mencintai, sebagaimana engkau mencintai ibu dengan segenap kekurangannya
Ajari aku menyayangi, sayang yang sarat logika, tanpa terfitnah.

Ayah
Berikan waktumu untuk berbincang denganku, karena banyak hal yang butuh pertimbangan logikamu.
Ulurkan tanganmu untuk menuntunku, agar kelak aku mengenangnya saat dirimu tak kuat lagi mengangkat diriku.

Ayah
Sesungguhnya ruang di hatiku begitu luas menunggumu
Kukosongkan khusus untukmu, sebagai tempat patri sosokmu & nasehat-nasehatmu.

Ayah
Aku merindukanmu.
I lobe you.

Hormatku,
Anakmu dari Fatherless Country.

#inspirasibunda

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google-site-verification: googlee1504fd57faec694.html

Design by pakmustain.info