Belajar dari MASYUMI

img_1475801114989

Masyumi parpol besar Islam era itu, hanya bertahan 15 tahun. Matinya, karena dibubarkan oleh pemerintah.
Lalu lahirlah Parmusi yang menjadi wadah baru umat Islam.
Inipun tak bertahan lama, karena kebijakan fusi dari pemerintah, semua partai Islam menyatu dalam PPP.

Masyumi, Parmusi, tak pernah lepas dari intervensi pemerintah.
Sejarah mencatat tentang itu, hingga saat ini. Dan Islam selalu menjadi alasan.
Hancurnya Masyumi & Parmusi bukan hanya karena regulasi pemerintah, itu hanya klimaks formalitas.

Infiltrasi, itulah strategi dahsyat yang meluluhlantakkan Masyumi.

Desepsi, itulah gerakan ampuh yang memporakporandakan mereka dari dalam.
Dan gerakan desepsi inilah yang mengalahkan Jerman pada perang dunia ke 2.
Menyebar kebohongan, pembunuhan karakter tokoh-tokohnya, merekayasa fitnah, mendistorsi kebenaran dan penyesatan lainnya.

So ? Mari lebih berhati-hati.
Belajar dari sejarah pendahulu kita. Dan kita tidah boleh melewati labirin sejarah kelam mereka.

#inspirasibunda

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google-site-verification: googlee1504fd57faec694.html

Design by pakmustain.info